Kamis, 10 Maret 2011

Cintaku Tak Lekang Oleh Mantra

Reaksi: 
Harry Potter : (ngomong sama Ginny Weasley) "Ginny, aku sangat mencintaimu. Maukah kau menerima cintaku?"
Ginny Weasley : (menatap bahagia ke Harry) "benarkah yang kau katakan? apa kau sungguh-sungguh?"
Harry Potter : "Iya Ginny, percayalah padaku" (nyanyi lagu "Percaya Padaku"-nya Ungu sambil jingkrak2)
Ginny Weasley : "Oh Harry, aku juga mencintaimu" (pengen meluk Harry) 

TIBA-TIBA



Gue : "Harry, kamu telah mengkhianati cinta kita!"
Harry : (kaget) "Maafkan aku baby, aku juga sangat mencintaimu"
Ginny : (Ngamuk) APA YANG KAMU KATAKAN HARRY? ULANGI SEKALI LAGI !"
Gue : "Harry, sekarang kamu pilih, DIA ATAU AKU!!"
Harry-nya kicep, bingung mau ngomong apa
Ginny : "HARRY, JAWAB PERTANYAAN KAMI!"
Gue : "Harry, tolong katakan yang sebenarnya"
Harry : "Aku bingung, maaf aku belum bisa memilih. Tapi sesungguhnya aku mencintai kalian berdua"
Gue sama Ginny : Harry, maaf jika kami tak bisa memaafkanmu lagi.
Harry : "Tapi....."
Ginny : "Berikan kami waktu untuk mencerna semua yang telah terjadi"
**Voldemort dateng**
Gue, Harry, sama Ginny udah waspada
Voldemort : "Hahaha.. buletbulet puterputer, kepompong terbang tinggi kasian deeee looooo" (sambil joget meliuk2)
Harry : "Bacot lu! Ga punya idung aja belagu! Pergi sono!"
Voldemort : "Ah kamu mah gitu, kalo mereka ga mau mending sama aku aja~ " (mimik menggoda)
Harry : "Hueeekk, makasih deh. Gue masih doyan sama yang punya idung ye. Benerin dulu tuh idung lo. Gue ga napsu liat idung lo yang nyalep kedalem. Itu juga kepala dibenerin, gue ga suka kepala yang mengkilat gitu. Silau tau !!"
Voldemort : (tersinggung) "baiklah kalau itu maumu, lihat apa yang akan ku lakukan pada kedua wanita itu !!" (nunjuk gue sama Ginny)
Gue: "Apa yang akan kamu lakukan wahai lelaki tak berhidung?"
Voldemort: "Aku akan menyiksa kalian dengan kutukan tak termaafkan!" (siap-siap pegang tongkat)
Harry : "Jangan lakukan itu!!"
Ginny : "Ayo kita lari, walaupun kita lagi berantem ngerebutin Harry , tp dalam kasus ini kita harus saling menolong. Ntar berantemnya kita lanjutin lagi" (narik tangan gue)
Gue : "Tidak Ginny, pergilah kau~ pergi dari hidupku !! Eh maksudnya kamu aja yang pergi. Aku mau bantuin Harry disini"
Ginny : "Tapi....."
Gue : "Sudahlah, cepat pergi sebelum si hidung aneh menyerang!"
Ginny : "baiklah, semoga kalian berhasil. Good luck ya!!" (mengedipkan mata sambil pergi pake sapu terbang)
Voldemort : "Hahaha.. Sekarang tinggal kalian berdua! Lihat apa yang akan kulakukan! IMPERIO!!(ngayunin tongkat ke gue)
Harry : "OH TIDAAAAKK! WHAT THE HELL !!!"
Voldemort: (ngomong ke gue) "Ayo anak manis kesiniiii"
Harry: "Jangan lakukan itu! Itu berbahaya!! Voldemort akan menyakitimu!!" (sambir berusaha tarik tangan gue yang lagi jalan ke arah Voldemort)
Voldemort : "Terlambat Harry! HAHAHAHA.. Lihat apa yang akan ku lakukan! CRUCIO !!"
Gue : (teriak-teriak kesakitan gara-gara mantranya Voldemort)
Harry : "HENTIKAN !! JANGAN SAKITI DIA !! HENTIKAAAAANN!!"

*terdengar teriakan dari jauh*
Dumbledore : "FINITE INCABTATUM !!" (menghentikan mantra yang sedang bekerja)
 Mantranya berenti trs gue pingsan
*Ron sama Hermione dateng*
Ron : "Harry, kalian tidak apa-apa?" (khawatir)
Harry: "Terimakasih Ron, gue ga kenapa2. ACCIO!!" (gue "yang lagi pingsan" melayang kearah Harry , Ron, Hermione, dan Dumbledore)
Hermione: "Harry, kita harus sadarkan dia dari pingsannya. ENNERVATE!"
Gue : "Uhukkuhuukk.." (batuk) 
Harry : (meluk gue #ngarepbanget ) "Baby, kamu ga kenapa-kenapa?"
Gue : "Tidak Harry, maafkan aku"
Harry : "Maaf kenapa?"
Gue : "Maaf karena telah membuatmu cemas"
Harry : "Sudahlah, tidak apa-apa. Melihatmu kembali seperti semula juga telah membuatku bahagia"
Ron sama Hermione: "Uuuuhh, co cwiiiiiiittt~ Jadi envy nih kitaaa"
Voldemort: (voldemortnya bete) "WOOOYY ! UDAH MESRA-MESRAANNYA ? PUAS LO SEMUA NGACANGIN GUE DISINI? HA? PUAS LOOO?"
Dumbledore: "Kalian semua, ayo kita basmi Voldemort!"
Gue, Harry, Hermione, Ron : "AYOOOO...!!"
Harry : (ngomong ke gue) "Sayang, kamu udah kuat? Siap untuk ngelawan Voldemort?"
Gue : "Siap !!"
Voldemort: "Hahaha.. kompak sekali kalian! Rasakan ini, AVADA KEDAVRA!!"
Gue, Harry, Ron, Hermione, Dumbledore: "EXPELLIARMUS!!"

Saat terjadi adu kekuatan dengan Voldemort, tibatiba muncul cahaya yang sangat terang. Ternyata saat itu terjadi "Priori Incantatem". Tongkat Voldemort mengeluarkan bayangan orang-orang yang telah dibunuhnya. Termasuk Lily Potter dan James Potter (nyokap bokapnya Harry)
 
Lily Potter : "Wahai anak dan calon menatuku, bertahanlah. Ibu yakin kalian bisa"
James Potter : "Bertahanlah, kalian bisa mengalahkan Voldemort dengan kekuatan cinta kalian. Karena cinta kalian tak lekang oleh mantra manapun. Tetap fokus dan pusatkan pikiran. Rasakan semilir angin lembut membelai wajah, rasakan kicauan burung-burung bagaikan bernyanyi untuk kalian"
Lily Potter: "Duh, anak kita lagi berjuang malah diajak bermantis-romantis ria" (marah-marah)
James Potter : "Maafkan ayahanda wahai ibunda"
Dumbledore : "Lily, James, tolong bantu kami melawan mahluk ini!"
James Potter : "Baiklah Dumbledore!"
James Potter : (ngomong ke kami semua) "Saya tidak bisa membantu banyak. Waktu yang diberikan sangat sedikit. Tapi kita semua harus berusaha semaksimal mungkin!"
Lily Potter : "Anak-anak, jika pada saatnya kalian harus lepaskan tongkat itu, segera lepaskan dan kembali serang Voldemort dengan mantra AVADA KEDAVRA! kalian mengerti??"
Gue, Harry, Hermione, Ron: "Mengerti"
James Potter : "Baiklah, ini saatnya. Ayo cepat lepaskan tongkat kalian!!" (teriak sambil melayang ke arah Voldemort)
Voldemortnya jatuh
Lily dan James: "Harry, ini saatnya. Cepat lakukaaaann !!" (sambil hilang)
Harry : "AVADA KEDAVRA!!!"
disusul sama gue : "AVADA KEDAVRA!!"
Ron, Hermione, & Dumbledore ikutan: "AVADA KEDAVRA!!"
Voldemort : (teriak kesakitan) "KALIAN SEMUA! INGAT, INI BELUM BERAKHIR! AKU AKAN KEMBALI UNTUK MEMBALAS DENDAMKU. TERUTAMA UNTUKMU, HARRY!!" (mati, terus hilang sambil teriak)
Harry : "Akhirnya..." (senyum girang)
Gue dan Hermione : "Berhasil.. berhasiiill.. berhasiiill.. HOREEEEE"
Dumbledore: "Voldemort berhasil kita musnahkan kembali. Sekarang ayo kita kembali ke Hogwarts"
Ron: "Ayo prof !"

Akhirnya kita-kita pulang ke Hogwarts pake sapu terbang. Jubah yang dipake melayang-layang indah tertiup angin malam.

Waktu itu ceritanya gue juga murid Hogwarts, seasrama sama Harry, Hermione, Ron, dll di asrama Gryffindor. Udah pinter sihir, hafal mantra, udah pinter juga pake sapu terbang. Pakaian yang paling dibanggain waktu itu ya seragam Hogwarts dengan jubahnya yang superduper keren.

 Sampe di Hogwart, disambut sama seisi asrama

Cedric : "Woooww.. kalian hebat bisa mengalahkan Voldemort" (kesenengan)
Severus Snape : "Harus ku akui kehebatan kalian" (menatap bangga)
Harry : "Terimakasih Prof, terimakasih Cedric"
Dumbledore : "Sudahlah, biarkan mereka beristirahat. Mereka masih terlalu lelah"

Dan pada saat itu, hidup terasa indah tanpa adanya gangguan Voldemort

Gue : "Sayang, ternyata bener ya apa yang orang tua kamu bilang"
Harry : "Apa ?"
Gue : "Iya, cinta kita tak lekang oleh mantra" (senyum bahagia)
Harry : "Iya sayang, sehebat apapun mantranya, cinta kita tetap bersatu" (ikutan girang)

and finally they live happily ever after

Hahaha.. oke, cerita karangan gue emang agak sedikit mendramatisir dan berlebihan.
Sebagian gue contek dikit-dikit dr film "Harry Potter and the goblet of fire"-nya. Terutama dibagian Priori Incantatem. Tapi ga sama persis, gue tambahin sedikit ceritanya biar lebih gimanaaaa gitu (?)
Halaaah.. haha..
Yaudah ya, semoga menghibur.
Walaupun gue sedih karna ini cuma terjadi di imajinasi gue, ya ngga apalah.
Seenggaknya gue masih bisa membayangkan jadi pacarnya Harry.
Hhahahaha
MySpace

4 komentar:

  1. wwkwkwk..
    makasih kakanyaaahh :D

    BalasHapus
  2. wahai lelaki tak berhidung? ngakaaaak XD

    BalasHapus
  3. Waaa suka bikin fanfic juga? Hahahah gilak kacau kocak bangeet!

    BalasHapus

Gak Komen Gak Gaul ! :P