Rabu, 22 Juni 2011

Merindukan ketika tak dirindukan

Reaksi: 
Pernah ngerasain "Merindukan ketika tak dirindukan" ? Gue yakin pasti pernah. Kalo gue? Jangan ditanya. Bukannya pernah lagi, jadi sering malahan MySpace
Bayangkan, betapa senengnya lo kalo seandainya lo mention ke gebetan lo ditwitter, sms, chat, atau apalah namanya dan bilang kalo lo kangen dia, terus dia bales kalo dia kangen sama lo.  Misal , ambil contoh twitter aja deh ya


You: " @abcde hey, i miss you. Did you miss me?"
Bahagianya kalo si gebetan bales:
Dia: " @fghij hey, i miss you too. baru aja gue mikirin lo eh taunya lo mention duluan :D "
Surga banget kan yaaa? Coba kalo lo mention gini:
You: " @abcde hey, i miss you. do you miss me?"
Dan nyesek banget kalo dia beles gini:
Dia: " @fghij hey, i miss you too. Eh nggak deh ah, kibul. BWAHAHAHA *devil laugh* "
Nyesek woy, kebayang malunya gimana. Apalagi dibaca orang yang sama-sama follow lo & orang yang lo taksir itu (dan syukur alhamdulillah gue nggak punya taksiran anak dunia maya)
Tapi lucu juga kalo kalian sampe nekat mention ke orang yang lagi lo kangenin ditwitter kyk gini
@abcde hey, i miss you so much. Miss me back please :'(

Back to topic , Merindukan Ketika Tak Dirindukan. Entahlah apa tujuan gue nulis tentang ini. Gue nggak tau. Tapi gue sering ngeliat beberapa orang yang sering update status lewat twitter, fb, atau sebagainya yang isinya
"Gue kangen lo, kapan sih lo ngerti ?" atau "Gue kangen lo, tapi apa lo kangen gue? Kayaknya enggak"
Apakah kita merindukan orang yang salah? Atau kita merindukan seseorang disaat yang nggak tepat? Mungkin saat itu nasib lagi nggak berpihak sama kita.
Terkadang gue mikir, mungkin disuatu tempat seseorang lagi ngangenin kita disaat kita kangen sama seseorang yang ternyata sama sekali nggak ngangenin kita.
Lo tau? Sebenernya seseorang disuatu tempat itu, bernasib sama kayak kita.
Dia kangen kita tapi kita kangen sama orang lain.
Apa bedanya?
Kita kangen seseorang tapi orang itu kangen sama orang lain.
Iya nggak sih? Mungkin gue sok tau.
Harusnya kita bersyukur karena ada yang merindukan kita, tapi sayangnya sebagian besar dari kita malah risih. Kenapa? Karna mungkin orang yang lagi ngangenin kita adalah orang yang sama sekali nggak kita harapkan. Kalian pernah mikir disaat kalian lagi ngangenin seseorang, apa orang itu berharap untuk dikangenin sama kita? Atau dia juga malah risih?
Gue tau itu hak kita, hak kita untuk kangen siapa aja, untuk bebas ngerasain sesuatu saat kita dikangenin sama orang yang nggak kita harapkan.
Kayaknya yang gue tulis terlalu rubet, terlalu berbelit-belit dan bahasanya campur aduk (dari baku sampe yang nggak baku, eh mksdnya dari formal sampe non-formal). Haha, gue kehabisan kata-kata mau nulis apa lagi tentang ini. Yang gue tau cuma satu,



Ketahuilah, bahwa ketika kita merindukan seseorang yang tidak merindukan kita, sebenarnya diluar sana ada seseorang yang juga sedang merindukan kita dan berharap bahwa kita juga akan merindukannya ya, mungkin MySpace

1 komentar:

  1. So in love with this statement:
    Ketahuilah, bahwa ketika kita merindukan seseorang yang tidak merindukan kita, sebenarnya diluar sana ada seseorang yang juga sedang merindukan kita dan berharap bahwa kita juga akan merindukannya

    Jadi buat apa sedih? Semua orang bernasib sama. :)

    Aku sering bilang 'I miss you' di twitter, dan selalu direspon balik. :) *bikin iri*
    Tapi bukan gebetan, tapi temen, hahahaha

    BalasHapus

Gak Komen Gak Gaul ! :P